Notification

×

Iklan

Image

Iklan

Image



PERKEMBANGAN COVID-19 DI INDONESIA




Hadiri Panen Raya Di Kecamatan Sindang, Bupati Nina: Alhamdulillah, Produksi Pertanian Tanam Gadu Ini Menggembirakan

Minggu, 08 Agustus 2021 | 12.11 WIB Last Updated 2021-08-08T05:11:27Z



Barakreportase.com, Indramayu-Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina Da'i Bachtiar melakukan panen raya di areal pesawahan wilayah Kecamatan Sindang, seluas 139 hektar, Sabtu (7/8/21). Di lahan irigasi golongan IV yang selama ini selalu mengalami kesulitan air baku, pada panen raya kali ini di tempat tersebut mengalami kenaikan produksi.


"Alhamdulillah, produksi pertanian tanam gadu ini menggembirakan, berdasarkan penjelasan petugas dilapangan petani bisa panen mencapai 8,6 ton gabah per hektar," kata Nina disela - sela acara. 


Sebagaimana diketahui, sebelumnya di areal ini hanya mampu menghasilkan 6 ton per hektar dan selalu mengandalkan jasa pompanisasi dengan biaya yang sangat tinggi.


 "Alhamdulillah dengan irigasi teknis, ada kenaikan produksi," ujarnya.



Kabar mengenai panen raya juga sedang terjadi di beberapa wilayah Kecamatan, bahkan hasil produksi padinya sangat menggembirakan seperti di Kecamatan Juntinyuat. Berdasarkan laporan Camat petani di wilayah Kecamatan Juntinyuat bisa menghasilkan panen 9,6 ton perhektar  bagah kering pungut (GKP). 


Diwilayah Juntinyuat tersebut, dari jumlah tanam gadu seluas 3.856 hektar, realisasi panen dari tanggal  4 Juli sampai 5 Agustus 2021, seluas 1.072 hektar. 


"Rata rata produktivitas 9,6 ton perhektar gabah kering pungut dari hasil ubinan," tuturnya. 


Ia berharap, dimasa panen raya ini, masyarakat petani tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker guna menghindari kontak erat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang masih belum berakhir. 


Selain melakukan panen raya, orang nomor satu Indramayu itu melakukan dialog dengan petani seputar persoalan pupuk subsidi, dan hama tanaman padi.


Petani Panyindangan Wetan,Akmal (47), mengungkapkan, kawasan lahan pertanian tersebut masuk wilayah irigasi golongan IV yang meliputi wilayah kecamatan Sindang, Pasekan, Cantigi, dan Arahan sangat berharap, BBWS Cimanuk Cisanggarung kembali dapat mengoptimalkan sipon Bendung Bangkir yang selama ini tidak berfungsi.


 "Sipon Bendung Bangkir ini bila dioptimalkan dapat mengurangi biaya pengeluaran petani. Saya berharap sipon dapat difungsikan kembali seperti dulu, sehingga hasil panen kami lebih melimpah," pintanya.


Hadir mendampingi Bupati Nina Agustina, Forkopimcam Sindang  dan Kepala Dinas Pertanian Indramayu Takhmid, terlihat antusias melakukan panen raya di lahan milik dua kelompok tani tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini