Notification

×

Iklan

Image

Iklan

Image



PERKEMBANGAN COVID-19 DI INDONESIA




KNPI : Program RPJMD urusan kepemudaan harus tepat, terukur, dan proporsional.

Jumat, 25 Juni 2021 | 17.44 WIB Last Updated 2021-06-25T10:44:03Z



 Barakreportase.com, Indramayu- Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), melaksanakan Diskusi Terfokus (Focussed Grup Discussion) untuk menelaah program pembangunan kepemudaan dalam draft RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026 dalam mewujudkan Visi Indramayu Bermartabat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 23 Juni 2021 bertempat di Gedung Pemuda/KNPI Kabupaten Indramayu.


Menurut koordinator FGD sekaligus pengurus DPD KNPI Indramayu Bidang Perencanaan Pembangunan, Sukasa S.Sos, M.Eng. Msc. Dalam kesempatan kali ini hadir sebagai narasumber diantaranya H. Ruswa, M.Pdi (Anggota DPRD Kabupaten Indramayu sekaligus anggota Pansus RPJMD), Drs. Didda Kuswibawa (Plt. Sekretaris Bappeda Kabupaten Indramayu), Asep Affandy, S,Sos., M.Si (Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Indramayu, dan Yoga Rahadiansyah, SH (Ketua DPD KNPI Kabupaten Indramayu).


Peserta yang hadir terdiri dari pengurus DPD KNPI Indramayu yang membidangi perencanaan pembangunan kemudian dari perwakilan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP). Peserta yang kami undang terbatas dengan mempertimbangkan keterwakilan unsur dan juga protokol kesehatan Covid-19, lanjut Sukasa.


Sukasa menambahkan bahwa “sering kali kita saling menyalahkan. Pemerintah menyalahkan pemuda yang kurang partisipatif dalam pembangunan, pemuda menyalahkan pemerintah yang kurang komunikatif dan minim pembinaan. Akhirnya tidak ada titik temu dan berkutat pada masalah itu-itu juga. FGD ini merupakan langkah awal membangun komunikasi antara pemerintah dengan pemuda yang hasilnya akan menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan kepemudaan di Kabupaten Indramayu. Draft RPJMD merupakan wadah untuk menyamakan persepsi dan menyatukan komitmen antara apa yang diinginkan pemerintah kepada pemuda dan kebutuhan pemuda yang menjadi perhatian pemerintah".



Dalam rangka penyempurnaan dokumen RPJMD Kabupaten Indramayu maka perlu kiranya kami memberikan masukan terkait isu strategis yang menyangkut urusan kepemudaan agar pembangunan kepemudaan di Kabupaten Indramayu dapat dilakukan secara tepat sasaran sehingga program serta kegiatan serta target pencapaian urusan pembangunan kepemudaan yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026 dapat tercapai sesuai harapan dan dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kabupaten Indramayu.

Maksud dari kegiatan ini adalah  untuk memberikan masukan, saran dan pendapat serta ide gagasan kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam hal pembangunan kepemudaan. Adapun tujuannya secara spesifik adalah untuk : 1. Mendiskusikan 


indikator kinerja yang tepat dalam menentukan indikator pembangunan kepemudaan di Kabupaten Indramayu; 2. Mengidentifikasi sejauhmana pembangunan  kepemudaan di Kabupaten Indramayu; 3. Menemukenali faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembangunan kepemudaan di Kabupaten Indramayu; dan 4. Menghasilkan rencana aksi tindaklanjut pembangunan kepemudaan di Kabupaten Indramayu agar dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kabupaten Indramayu.


H. Ruswa, M.Pdi selaku anggota Pansus RPJMD dan anggota DPRD Kabupaten Indramayu   menyampaikan bahwa terkait dengan masalah kepemudaan ini eksplorasinya minim sekali. Penyusunan RPJMD Kabupaten Indramayu selama ini dari periode ke periode terkesan copy-paste dan untuk urusan kepemudaan tidak pernah terbahas secara detail.


Sedangkan Drs. Didda Kuswibawa, Plt. Sekertaris Bappeda Kabupaten Indramayu mengutarakan bahwa urusan kepemudaan masuk dalam misi ke-5 Bupati Indramayu yaitu meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan misi ke-7 yaitu meningkatkan daya saing melalui pengelolaan potensi unggulan daerah. Latar belakang masalah yang terevaluasi yaitu adalah 1. Belum tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan kepemudaan, 2. Masih rendahnya wirausahawan muda, 3. Kurangnya pembinaan terhadap organisasi kepemudaan, 4. Kurangnya motivasi mengikuti pemuda pelopor.


Setelah RPJMD, Dinas Pemuda dan Olahraga akan menyusun Rencana Strategis (Renstra). Diharapkan KNPI dapat memberikan masukan dalam penyusunan Renstra Dinas tersebut. Penghitungan IPP merupakan kewenangan Bappenas sehingga daerah tidak dapat memformulasikan sendiri perhitungannya. Namun demikian, akan dilakukan kajian pemetaan kepemudaan di Kabupaten Indramayu oleh Bappeda Kabupaten Indramayu.


Asep Affandy, S,Sos., M.Si., Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Indramayu menyatakan bahwa Penyelenggaraan FGD yang diinisasi oleh DPD KNPI Kabupaten Indramayu merupakan langkah yang sangat bagus dan patut diapresiasi sebab selama ini komunikasi dalam tema pembangunan kepemudaan di Kabupaten Indramayu masih sangat minim. Hasil FGD ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk memperbaiki rumusan program dan kegiatan pembangunan kepemudaan di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu selama 5 tahun kedepan.


Penyusunan perencanaan dan penganggaran yang selama ini dilakukan masih berdasarkan patokan pagu anggaran sehingga diharapkan kedepan akan berbasis kinerja. Untuk itu, partisipasi pemuda dalam memberikan masukan-masukan program dan kegiatan sangat diharapkan. Diakui bahwa selama ini dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu tidak melibatkan stakeholders kepemudaan.


Yoga Rahadiansyah, SH., Ketua DPD KNPI Kabupaten Indramayu menyampaikan bahwa Ukuran keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah diantaranya dilihat dari sejauhmana pencapaian terhadap visi dan misinya. Visi dan misi pemerintah daerah dijabarkan dalam program-progam yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Program-program pembangunan dalam RPJMD dilaksanakan oleh dinas/instansi sesuai pembagian urusannya masing-masing.


Agar program-program pembangunan dapat tercapai secara tepat dan terukur maka diperlukan adanya indikator kinerja yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) masing-masing dinas/instansi. Untuk itu perlu kiranya dinas/instansi yang memiliki kewenangan urusan kepemudaan mempunyai platform yang sama dalam upaya pembangunan kepemudaan di Kabupaten Indramayu sehingga dapat mencapai target indikator kinerja yang telah ditetapkan yang bermuara pada pencapaian visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu.


Capaian kinerjanya dapat menggunakan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang didalamnya terdapat 5 domain indikator yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.  Pembangunan  kepemudaan diarahkan untuk dapat meningkatkan capaian IPP Kabupaten Indramayu, karena peningkatan IPP dapat berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Indramayu. Tercantumnya Program prioritas bukan berarti mengesampingkan program lainnya, namun bagaimana program kegiatan yang dilaksanakan mampu mendukung tercapainya program prioritas tersebut. Tambah Yoga.


Yoga menegaskan, Eksistensi pemuda sangat penting dalam pembangunan karena terlibat pada segala urusan, sehingga pemuda dapat masuk kepada semua misi pembangunan. Untuk itu berkaca dari yang telah dilaksanakan oleh beberapa daerah lain, Perlu kiranya Indramayu menyelenggarakan Musrenbang Kepemudaan sebelum pelaksanaan musrenbang RKPD tiap tahunnya, untuk menampung aspirasi kegiatan kepemudaan agar dapat menjadi usulan kegiatan dalam pembangunan kepemudaan di Kabupaten Indramayu. Hal yang tak kalah penting dalam upaya pemahaman yang komprehensif dalam pembangunan kepemudaan yaitu Perlunya diimplementasikannya Perpres no 66 tahun 2017 tentang koordinasi lintas sektoral kepemudaan. Sesuai amanat perpres tersebut Perlu ditintaklanjuti dengan Keputusan Bupati Indramayu untuk membentuk tim koordinasi lintas sektor terkait kepemudaan di Kabupaten Indramayu.


Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersusunnya Rencana Aksi Daerah Pembangunan Kepemudaan di Kabupaten Indramayu berdasarkan indikator kinerja yang tepat, terukur dan proporsional. Tutup Yoga.(Nang).

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini