Notification

×

Iklan

Image

Iklan

Image



PERKEMBANGAN COVID-19 DI INDONESIA




500 Hektar sawah Di Kecamatan Gabuswetan Kekeringan, Ini Harapan Kuwu Desa Rancahan

Jumat, 28 Mei 2021 | 15.23 WIB Last Updated 2021-05-28T08:27:10Z
kuwu Desa Rancahan Titin Sukesih Kecamatan Gabuswetan saat meninjau lokasi Area persawahan, Jumat (28/05/2021),Foto Nanang.



Barakreportase.com, Indramayu-Musim tanam Gadu di pertengahan tahun ini rupanya berdampak besar bagi para petani di Desa Rancahan Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Jawa barat.


Lebih dari 500 hektare lahan pertanian di Desa tersebut terancam tidak bisa melaksanakan tanam di musim gadu akibat tidak mendapatkan pasokan air yang biasa mengaliri kawasan tersebut selama beberapa waktu terakhir.


Kuwu Desa Rancahan Titin Sukesih mengatakan, Dampak dari tidak berpungsinya saluran irigasi di area persawahan desa rancahan mengakibatkan ratusan petani di desa Rancahan tidak bisa bercocok tanam pada musim gadu.pasalnya Aliran air dari kali rentang tidak sampai kewilayah Desa Rancahan, Ungkapnya.


"Kami bingung pa, ketika petani mengeluhkan masalah air yang tidak masuk ke desa rancahan.sedangkan mayoritas penduduk desa rancahan hampir 99% itu petani," Kata Titin Sukesih, Jumat (28/05/2021).

Titin berharap, Dengan kondisi seperti ini pemerintah kabupaten Indramayu lebih memperhatikan demi kelangsungan hidup para petani desa rancahan, Harapnya.


"Sekali lagi kami sangat mengharapkan adanya perhatian khusus, terutama air untuk para petani desa rancahan,"Pungkas Titin Sukesih.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini