Notification

×

Iklan

Image

Iklan

Image



PERKEMBANGAN COVID-19 DI INDONESIA




TP PKK Indramayu: Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Guna Tingkatkan Ketahanan Pangan

Minggu, 07 Maret 2021 | 21.46 WIB Last Updated 2021-03-07T14:46:41Z

Foto: Istimewa

Barakreportase.com, Indramayu - Tim Penggerak PKK Kabupaten Indramayu mendorong peningkatan ketahanan pangan daerah untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sesuai dengan potensi dan kearifan lokal guna mewujudkan hidup sehat, aktif, dan produktif sekaligus memulihkan ekonomi lokal.


"Ketahanan pangan tidak hanya terkait pemenuhan kebutuhan tubuh pada setiap jiwa di keluarga, tapi juga berkaitan erat dengan bagaimana ekonomi lokal bergerak, karena besarnya kontribusi sektor pertanian ke perekonomian daerah," ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Setyowati Anggraini Saputro saat menjadi pembicara pada kegiatan peningkatan kapasitas petani dan penyuluh, yang diselenggarakan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, di Aula Hotel Wiwi Perkasa Indramayu, Minggu (7/3/2021).


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Ono Surono, Kepala Dinas Pertanian Indramayu Takmid, Praktisi Pertanian Carkaya, sejumlah penyuluh pertanian, serta Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani.


Langkah itu dilakukan sebagai bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, di mana turunan dari pelaksanaan UU tersebut yakni Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi Pasal 26 salah satunya dilakukan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan. 


"Spirit dari undang-undang tentang pangan adalah bahwa penyelenggaraan pangan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia yang memberikan manfaat secara adil, merata, dan berkelanjutan berdasarkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan, dan ketahanan pangan," kata Anggi sapaan akrabnya.


TP PKK Kabupaten, bertekad bulat bersama pemerintah daerah dalam hal ini Bupati dan OPD terkait, untuk mendukung serta mensukseskan keberpihakan pemerintah daerah dalam mengakselerasi undang-undang nomor 18 tahun 2012.


Menurutnya, program tersebut juga berjalan dengan daya dukung yang diperkuat oleh pemerintah pusat melalui komisi pertanian yang spesifik adalah Rumah Aspirasi Ono Surono (RAOS) sebagai wadah aspirasi arus utama dalam bidang pertanian di Indramayu. 


"RAOS memperluas penerima manfaat program aspirasi, sehingga menjangkau kaum perempuan, yakni Kelompok Wanita Tani (KWT)," kata Anggi.


Kegiatan P2L (Pekarangan Pangan Lestari), menurut Anggi, dapat dijadikan sebagai daya dukung untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan pangan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga dan mendukung program pemerintah penanganan lokasi prioritas intervensi penurunan stunting.


"Ke depan TP PKK Kabupaten Indramayu mewakili pemerintah daerah berharap RAOS sebagai arus utama wadah aspirasi untuk terus mengembangkan daya jangkau program KWT, agar menjadi spot kebijakan pemerintah dalam mensukseskan visi-misi Indramayu Bermartabat," ungkapnya.


Anggi meyakini, bahwa daya dukung dua elemen antara Rumah Aspirasi dan Pemda dalam konteks distribusi peran terus diperkuat, akan dapat mengintegrasikan KWT yang ada, 


"Hal tersebut menjadi bagian dari binaan PKK Kabupaten Indramayu dalam rangka penguatan 10 program PKK," terang Anggi.








Nanang

Editor: Ilham Gunawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini