Notification

×

Iklan

Image

Iklan

Image



PERKEMBANGAN COVID-19 DI INDONESIA




Siapkan Langkah Hukum, AHY Sebut Surat Kuasa DPD-DPC di KLB Palsu

Jumat, 05 Maret 2021 | 20.56 WIB Last Updated 2021-03-05T13:56:42Z

Foto: Istimewa.

Barakreportase.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan melaporkan pihak-pihak yang menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).


"Tindakan itu (KLB) jelas ilegal dan tentu akan kita lakukan langkah-langkah hukum terhadap itu," kata AHY dalam konferensi pers, Jumat (5/3/2021).


AHY menegaskan bahwa DPD dan DPC tidak mendukung KLB ilegal di Sumut. Oleh karena itu, jika ada yang membawa surat atas nama DPD dan DPC ke KLB di Sumut, maka telah melanggar hukum.


"Maka siapapun yang mengaku membawa surat kuasa atas nama DPD DPC saya pastikan surat kuasa itu palsu dan melanggar hukum," ucapnya.


AHY mengatakan tim hukum sudah menyiapkan setiap berkas yang diperlukan untuk melaporkan penyelenggara KLB ke aparat penegak hukum. Pihak-pihak selain panitia namun terlibat dalam penyelenggaraan KLB pun akan turut dilaporkan.


"Kami berikhtiar berjuang untuk mempertahankan kedaulatan sekaligus mencari keadilan," ucap AHY.


Pada kesempatan yang sama, AHY meminta pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi dan khususnya Kementerian Hukum dan HAM untuk tidak mengakui kepengurusan hasil KLB di Sumatera Utara.


AHY menegaskan bahwa KLB di Sumatera Utara tidak sesuai dengan AD/ART, sehingga tidak sah dan ilegal.


Dia mengatakan penyelenggaraan KLB hanya bisa dilaksanakan jika sudah mendapat dukungan dan dihadiri 2/3 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan setengah dari jumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Diketahui, Demokrat memiliki 34 DPD dan 514 DPC.


KLB juga mesti mendapat persetujuan dari Majelis Tinggi Partai Demokrat. AHY mengatakan KLB di Sumatera Utara tidak memenuhi syarat tersebut, sehingga ilegal.


"Tiga klausul tersebut tidak dipenuhi sama sekali tidak dipenuhi para peserta KLB ilegal tersebut . Harusnya 2/3 faktanya seluruh ketua DPD Demokrat tidak mengikuti KLB tersebut. Mereka ada di daerah masing-masing," kata AHY.


Diketahui, Kongres Luar Biasa di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara diprakarsai oleh sejumlah kader yang telah dipecat Partai Demokrat. Mereka ingin melengserkan AHY dari ketua umum partai.


Hingga kemudian, dalam KLB, Moeldoko ditetapkan sebagai ketua umum dan Marzuki Alie menjadi Ketua Dewan Pembina. KLB juga memutuskan AHY demisioner dari ketua umum. Tak ketinggalan, KLB pun mencabut surat pemecatan kader yang sebelumnya diterbitkan DPP.








Nanang

Editor: Ilham Gunawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini