Notification

×

Iklan

Iklan

Lantaran Diduga Terlilit Hutang Rokok di Warung, Pemuda Ini Nekat Gantung Diri di Kontrakannya

Rabu, 10 Februari 2021 | 05.45 WIB Last Updated 2021-02-09T22:49:19Z
Foto: Ilustrasi.


Barakreportase.com, Serang
- Seorang pemuda berinisial LS nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah kontrakan tepatnya di Bukit Pelamunan Permai Blok B5, Desa Pelamunan Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (9/2/2021).  Aksi nekat korban diduga sepele yakni hanya gara-gara terlilit utang bensin dan rokok.


Jasad pemuda itu pertama kali ditemukan menggantung menggunkan tali tambang di pintu kamar, sekitar pukul 09.08 WIB. Korban saya itu mengenakan pakaian kemeja rapi dan celana bahan berwarna hitam.


Kapolsek Kramatwatu Kompol Yudi Wahyu Windarto mengatakan, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri diduga lantaran kelilit utang bensin dan rokok kepada penjual di sekitar kontrakannya. 


"Iya tadi pagi. Itu ada masalah utang dengan penjual, mungkin dia karena kelilit utang akhirnya dia tidak sanggup bayar gitu. Informasi sementara seperti itu," katanya seperti dikutip iNews, Selasa (9/2/2021). 


Pada saat itu, korban ditinggal keluarganya ke luar kota. Saat dilakukan evakuasi, tidak ada luka lain selain bekas tali di lehernya. 


"Kalau tadi utangnya beli bensin sama rokok. Kalau utang yang lain kita belum tahu, apakah ada hutang selain itu. Sama penjual bensin sama penjual rokok. Masih sekitar itu. Ngontrak, awalnya sama keluarga, terus keluarganya sedang ke luar kota selanjutnya sendiri," katanya. 


Menurut kapolsek, jasad korban sudah dibawa ke RSDP Serang untuk divisum. Pada saat evakuasi, disaksikan oleh keluarga. 


"Kalau tadi sementara belum ada, nanti tim Forensik. Kalau tadi kita ke sana belum ada (luka lain), masih gantung diri murni. Keluarga korban ada menyaksikan juga, keluarga korban datang melihat. Korban tinggal sendiri, kalau lamanya belum dapat info, tapi biasanya sama keluarganya tapi keluarganya lagi nggak di situ. Nggak masih bujang," ujarnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update