Notification

×

Iklan

Iklan

Gelar Sosialisasi dan Deklarasi Netralitas ASN, Ketua Panwaslu Haurgeulis: Taati Setiap Aturan yang 'Melekat'

Selasa, 22 September 2020 | 19.43 WIB Last Updated 2020-09-23T04:20:41Z
Anggota Bawaslu Kabupaten Indramayu Nurhayati, tengah berikan materi kepada peserta kegiatan.


Barakreportase.com, Indramayu - Panwaslu Kecamatan Haurgeulis bersama Pemerintah Kecamatan Haurgeulis melakukan sosialisasi sekaligus deklarasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, dan Kuwu se Kecamatan Haurgeulis pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Tahun 2020.


Deklarasi tersebut dilakukan sebagai gerakan moral untuk mendorong para abdi negara di lingkungan Kecamatan Haurgeulis agar bersikap netral.


Ketua Panwaslu Kecamatan Haurgeulis Sahri Mulyana mengharapkan, agar masyarakat, media massa, serta semua stakeholder untuk bersama menjadi subjek kontrol sosial dalam menjaga Netralitas ASN di Kecamatan Haurgeulis.


"Tujuan sosialisasi dan deklarasi ini untuk mendorong para ASN bersikap netral dalam Pilkada 2020," ujarnya di Aula Kantor Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu, Selasa (22/09/2020).


Sahri mengungkapkan, Panwaslu Kecamatan Haurgeulis memastikan setiap temuan dan laporan tentang dugaan pelanggaran netralitas ASN akan ditindak lanjuti secara prosedural. Kedua hal tersebut (temuan dan laporan, Red) nantinya akan ditelusuri kebenaran dan kelengkapan alat buktinya. Dia menegaskan, penelusuran laporan itu akan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.


"Ada aturan yang mengikat pada setiap diri ASN untuk bersikap netral dalam Pemilu. Namun bukan netral berarti golput. Hal tersebut tadi yang kemudian harus benar-benar perlu ditaati dan patuhi oleh ASN. Ke depan Panwaslu akan dengan sungguh-sungguh mengawasi netralitas ASN, dengan terus melakukan sosialisasi dan pencegahan bersama dengan stakeholder," kata Sahri.


Dalam kesempatan yang sama, Camat Haurgeulis Rory Firmansyah juga berkomitmen untuk menjaga netralitas ASN demi menyukseskan Pilkada tahun 2020. Dia mengungkapkan, bahwa ASN Kecamatan Haurgeulis akan terus berupaya memberikan pelayanan secara profesional dan menjaga integritas.


“Apabila dalam praktik keseharian ditemukan adanya ASN Kecamatan Haurgeulis yang terbukti melanggar Tugas, Fungsi dan Wewenangnya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara, maka akan ditindak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.


Rory juga berharap, agar kegiatan deklarasi netralitas ASN pada Pilkada Tahun 2020 ini dapat membawa dampak yang positif terhadap terwujudnya ASN Kecamatan Haurgeulis yang mandiri, netral dan profesional dalam menjadi abdi negara. 


Selain itu Rory juga menyebutkan, bahwa selama ASN masih memiliki hak suara untuk memilih, sikap netralitas akan menjadi tantangan tersendiri bagi ASN, berbeda halnya dengan TNI-Polri yang secara aturan memang tidak memiliki hak suara untuk memilih dalam gelaran Pemilu.


"Selama ASN masih memiliki hak suara untuk memilih dalam Pemilu, sikap netralitas tidak mudah untuk dilakukan, tetapi bukan berarti tidak bisa. Netral di sini artinya bukan berarti golput, tetapi tidak terlibat secara langsung dalam mendukung salah satu calon," kata Rory.


Kegiatan tersebut turut pula dihadiri oleh anggota Bawaslu Kabupaten Indramayu Koordiv. Organisasi dan SDM Nurhayati, dan Muspika Kecamatan Haurgeulis. (Nang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update