Notification

×

Iklan

Iklan

Ironis, Terima Kartu Sejak 2014, Nenek Asal Indramayu Ini Tak Terima Bantuan Apa-apa Hingga Sekarang

Kamis, 02 Juli 2020 | 01.48 WIB Last Updated 2020-07-02T09:34:45Z
Penulis: Nanang Asmari | Editor: Ilham Gunawan
Nenek Sawen di kediamannya, penerima KKS yang tak terima bantuan apa-apa dari Pemerintah. (Foto: Red, Nanang)

Barakreportase.com, Indramayu - Seorang nenek yang tinggal di gubuk reyot, Sawen (75), warga Blok Krasak, Desa Sidamulya, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, tak pernah tersentuh apa-apa meski Pemerintah tengah gencar membagikan banyak bantuan.

Pasalnya, sejak tahun 2014, nenek Sawen mengaku telah mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Pemerintah, namun tidak pernah mendapatkan bantuan apapun.

Ia menuturkan, bahwa dirinya sudah terdaftar dalam Kartu Keluarga Sejahtera sejak tahun 2014 lalu, namun hingga saat ini tidak pernah menerima sama sekali bantuan dari program Kementerian Sosial (Kemensos) maupun dari Kabupaten.

"Sejak kartu saya terima, tidak sekali pun pernah dapat apa-apa, Pak. Saya juga heran, kartunya mah dapat, tetapi bantuannya tidak sampai," kata Sawen kepada Barakreportase.com, pada Rabu (1/7/2020). 

Selain itu, nenek Sawen juga mengaku sudah mengadukan hal tersebut, terkait bantuan yang tak pernah kunjung diterimanya kepada Pemerintahan Desa setempat melalui tetangga terdekatnya, namun belum ada tindak lanjut yang pasti. 

Sementara itu, salah satu warga di sekitar kediamannya, Didin, membenarkan kejadian tersebut. Bahwa nenek Sawen, diketahui memang sudah menerima KKS dari tahun 2014, tetapi menurut sepengetahuannya, tidak pernah menerima bantuan apa-apa.


Nenek Sawen saat menunjukkan KKS miliknya.

"Saya sendiri juga aneh, Pak. Kenapa kok Pemerintah setempat seolah tutup mata. Padahal Ibu Sawen tergolong masyarakat kurang mampu. Semestinya mendapatkan haknya, apalagi beliau secara terang sudah terdaftar, dibuktikan dari menerima kartu KKS tersebut," ujar Didin.


Selaku warga terdekat, Didin menyayangkan dan merasa aneh atas kejadian itu. Menurutnya, jika memang kartu sudah didapatkan, semestinya bantuan secara otomatis akan turun kepada si pemilik kartu.

Didin juga berharap, agar Pemerintah bisa menindaklanjuti adanya temuan kejanggalan yang menimpa nenek Sawen tersebut.

"Saya pribadi sih, pengennya Pemerintah Desa (Pemdes) atau Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indramayu bisa melihat dan bisa turun langsung menemui yang bersangkutan. Agar kiranya bisa tahu, sebenarnya apa kendala dan masalahnya," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update