Notification

×

Iklan

Iklan

Surabaya Jadi Zona Hitam Covid-19, Khofifah: itu Bukan Hitam, tapi Merah Tua

Rabu, 03 Juni 2020 | 10.59 WIB Last Updated 2020-06-03T03:59:44Z
Redaksi | Editor: Ilham Gunawan
Sebaran zona merah di Jawa Timur. (Foto: Tangkapan layar)

Barakreportase.com, Surabaya
- Peta persebaran Corona di Jatim, wilayah Surabaya tak terlihat sebagai zona merah lagi, namun warnanya sudah menghitam (zona hitam).


Jumlah pasien positif COVID-19 di Surabaya hari ini bertambah 115 pasien. Kini, total pasien positif di Kota Pahlawan mencapai 2.748 orang.

Dari data yang dihimpun melansir detikcom, ada total 300 pasien COVID-19 yang sembuh dan 253 pasien asal Surabaya yang meninggal. Sementara untuk pasien sembuh dan meninggal terbanyak tercatat ada di Surabaya.

"Hari ini ada tambahan kasus baru cukup banyak. Kasus positif 194 yang baru. Kita lihat penambahan kasus terbanyak Surabaya (115 kasus)," kata Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Jatim dr Joni Wahyuadi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/6/2020).

Menurut Joni, hampir seluruh kabupaten dan kota di Jatim telah menjadi zona merah penyebaran COVID-19. Namun, ada yang warna merahnya masih cerah karena kasusnya sedikit, hingga ada yang berwarna merah pekat akibat kasusnya terlampau banyak.

"Kalau kita lihat, semua masih merah kabupaten. Ada yang merahnya merah cereng (pekat), ada yang merahnya merah menyala," imbuh Joni.

Sementara itu, sebelumnya Gubernur Khofifah Indar Parawansa menampik jika peta Surabaya berwarna hitam atau telah menjadi zona hitam.

Khofifah mengatakan, peta tersebut berwarna merah tua karena tercatat ada lebih dari 2.000 kasus.

"Kemudian ada yang tanya, itu (di peta) kok ada yang hitam. Itu bukan hitam tapi merah tua. Seperti Sidoarjo yang angka kasusnya 500 sekian merah sekali, kalau angkanya dua ribu sekian (seperti di Surabaya) merah tua," pungkas Khofifah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update