Notification

×

Iklan

Iklan

Kemenkeu Setujui Bantuan Pesantren Sebesar Rp 2,3 Triliun, Menag: Tentu Belum Mencukupi

Jumat, 19 Juni 2020 | 19.30 WIB Last Updated 2020-06-22T18:16:47Z
Redaksi | Editor: Ilham Gunawan
Ilustrasi kegiatan santri di Pesantren. (Foto: Dok. Pesantren Al-Ishlah Subang)

Barakreportase.com, Jakarta
- Rencana terkait bantuan pemerintah untuk pondok pesantren akhirnya disetujui oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hal tersebut seperti disampaikan oleh Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi, pada Jumat (19/6/2020) saat dikonfirmasi.


Fachrul mengatakan, bantuan operasional pesantren (BOP) sebesar Rp 2,3 Triliun di masa pandemi virus Corona atau COVID-19 tersebut sedang dalam proses administrasi untuk direalisasikan.

"Bantuan tersebut meliputi BOP pesantren dan bantuan pembelajaran jarak jauh, nilainya sekitar Rp 2,3 Triliun," kata Fachrul seperti dikutip republika.co.id, Jumat (19/6/2020).

Fachrul mengungkapkan, bahwa dana tersebut disadari memang belum mencukupi untuk semua kebutuhan pesantren yang sangat banyak jumlahnya. Tetapi menurutnya, setidaknya dapat membantu pesantren secara signifikan di masa pandemi COVID-19.

Selain itu, menurut Fachrul, Kemenag juga tengah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

"Tujuannya untuk memberikan bantuan kepada para guru atau ustaz di pondok pesantren. Kami juga mengusulkan dan secara administrasi sedang berproses di Kemenkeu, bantuan untuk pendidikan keagamaan di luar pendidikan keagamaan Islam," ujar Fachrul.

Ia mengatakan, Kementerian PUPR ikut berkomitmen untuk membantu sarana dan prasarana pesantren. Namun, tentu saja hal tersebut, lanjut Fachrul, dikerjakan secara bertahap dan sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada.

Selain berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, pihaknya juga turut berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas COVID-19. Tujuannya untuk memberikan bantuan ke lembaga pendidikan keagamaan atau pesantren, berupa pemeriksaan kesehatan dan bantuan alat-alat pendukung protokol kesehatan, yakni seperti hand sanitizer, pengukur suhu tubuh dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update