Notification

×

Iklan

Iklan

Kartu Sembako Tahap Kedua Mulai Disalurkan, 8 Desa di Kecamatan Bongas Dapat Giliran

Rabu, 03 Juni 2020 | 10.33 WIB Last Updated 2020-06-03T03:33:37Z
Reporter: Alen Delon | Editor: Ilham Gunawan
Pembagian KKS tahap kedua di Kecamatan Bongas, Indramayu. (Foto: Barakreportase/Alen)

Barakreportase.com, IndramayuMelalui perluasan program bantuan sembako, para penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kartu sembako. Kartu ini berisikan saldo di rekening sebesar Rp 200.000 yang diisi oleh pemerintah setiap bulan selama 9 bulan.

Uang tersebut hanya bisa digunakan untuk membeli sembako di e-warong (elektronik warung gotong royong) ataupun warung lain yang menjalin kemitraan dengan BNI.

Pendistribusian tahap kedua KKS program sembako COVID-19 ini diberikan kepada 264 Kartu Keluarga (KK) oleh petugas bank BNI dan petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di aula Kecamatan Bongas, Indramayu pada Selasa (2/6/2020) siang.

Dalam situasi pandemi saat ini, para warga yang datang juga tetap melaksanakan protokol kesehatan waspada COVID-19 dengan memakai perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker. Mereka (KPM) yang telah terdaftar sebelumnya datang mengantre bergiliran dalam proses pengambilan KKS tersebut.

Selain itu, para petugas BNI dan petugas PSM yang juga dilengkapi APD, mengecek satu-persatu suhu tubuh warga yang hendak masuk ke ruangan dengan menggunakan thermometer infrared.

Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Bongas, Aminudin mengatakan, adapun untuk Kecamatan Bongas dalam pembagian KKS Program Sembako COVID-19 tahap kedua ini diikuti oleh delapan Desa.

''Gelaran pendistribusian kali ini, diberikan kepada para penerima di delapan Desa di Kecamatan Bongas,'' jelasnya.

Aminudin menambahkan, keluarga penerima kartu sembako bisa membelanjakan uangnya di e-warong ataupun kios agen BNI yang menjual bahan pangan di Kecamatan Bongas. Menurutnya, untuk proses pengambilannya sendiri pun sangat mudah agar tidak membebankan para warga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update