Notification

×

Iklan

Iklan

Kapal Pencari Ikan Tenggelam di Muara Karangsong Indramayu, 2 Korban Masih Belum Ditemukan

Kamis, 04 Juni 2020 | 22.59 WIB Last Updated 2020-06-04T15:59:53Z
Reporter: Alen Delon | Editor: Ilham Gunawan
Proses evakuasi kapal pencari ikan di perairan Karangsong Indramayu. (Foto: Barakreportase/Alen)

Barakreportase.com, Indramayu
- Sebuah kapal pencari ikan yang kebetulan membawa dua orang anak buah kapal (ABK) terbalik di perairan muara Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (4/6/2020).


Kapal KM Putra Bahari berukuran 3 GT tersebut diketahui berangkat melaut pada Rabu (3/6/2020) untuk mencari ikan ke perairan Karangsong, Indramayu.

Kasat Polair Polres Indramayu, AKP Tohari menuturkan kronologi kejadian. Menurutnya, pada Kamis (4/6/2020) pukul 10.30 WIB pihaknya daru Polair Polres Indramayu menerima informasi dari nelayan setempat di perairan Karangsong, Indramayu, Kardilah (48) dan Warsidi (44), bahwa ada kapal pencari ikan yang mengalami kecelakaan, disebabkan cuaca ekstrim yang mengakibatkan besarnya gelombang ombak hingga membalikkan dan menenggelamkan perahu tersebut. 

"Kapal pencari ikan tersebut mengalami kecelakaan (terbalik) dan tenggelam," kata AKP Tohari, Kamis (4/6/2020).

Atas kejadian itu pihak Polair Polres Indramayu melakukan pengerahan personel dan peralatan guna melakukan proses evakuasi dan pencarian terhadap korban.

Setibanya di lokasi pencarian, pihak Polair Polres Indramayu mendapati perahu tersebut masih dalam posisi terbalik dan tenggelam dan hanya menemukan barang-barang atau peralatan perahu, berupa 3 fiber tempat ikan, 2 dirigen, 4 termos nasi, 1 galon merk Aqua dan 1 tempat pakaian, sementara korban sudah tidak ada di tempat.

Diketahui, korban tersebut yang merupakan seorang ABK bernama Rasipan (50) warga Desa Tambak, RT 10/03, Kecamatan Indramayu sebagai juru mudik atau nahkoda kapal dan Opik (22) warga Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Indramayu.

"Adapun korban, sampai saat ini masih belum diketahui dan belum ditemukan," terangnya.

Selanjutnya pada pukul 13.00 WIB, pihak Polair Polres Indramayu sementara waktu menghentikan proses evakuasi dikarenakan cuaca yang belum memungkinkan.

"Hingga saat ini, cuaca angin dan gelombang masih kurang bersahabat dan ekstrim. Akhirnya, proses evakuasi untuk sementara waktu kami berhentikan dahulu sambil menunggu kondisi lebih memungkinkan untuk dilanjutkan," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update