Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Adaptasi Kebiasaan Baru, Plt Bupati Indramayu Kunjungi Pasar Haurgeulis

Kamis, 18 Juni 2020 | 23.20 WIB Last Updated 2020-06-19T10:20:01Z
Penulis: Nanang Asmari | Editor: Ilham Gunawan
Kunjungan Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat bersama Forkopimda di Pasar tradisional Haurgeulis dakam rangka pengecekan jelang adaptasi kebiasaan baru. (Foto: Barakreportase.com/Nanang)

Barakreportase.com, Indramayu -
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Indramayu Taufik Hidayat, siang tadi, Kamis (18/6/2020) lakukan pengecekan langsung terkait sosialisasi terhadap masyarakat dalam memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal ke pasar tradisional Haurgeulis, Indramayu.

Taufik mengatakan, bersama dengan Forkompimda kunjungan ke pasar-pasar tradisional di Kabupaten Indramayu tersebut dalam rangka menyongsong tahap adaptasi kebiasaan baru atau new normal.

"Jelang adaptasi baru, kami berkeliling ke berbagai pasar Daerah di wilayah Kabupaten Indramayu guna melihat kondisi pasar secara real. Salah satunya Pasar tradisional Haurgelis," kata Taufik yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, pasca berakhirnya pelaksanaan PSBB Proporsional pada tanggal 26 Juni 2020 nanti, pihaknya akan menuju ke fase Adaptasi Kebiasaan Baru. Mengingat hal tersebut, berbagai sarana umum ke depan diharapkan untuk wajib disiapkan, guna kesiapan memasuki fase yang mengubah kebiasaan lama dengan kebiasaan baru. 

"Kami berharap kepada Kepala Pasar, agar bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pengawasan protokol kesehatan di pasar. Kami juga meminta, agar saat pelaksanaan AKB, semua Kepala Pasar agar bertanggung jawab terhadap penerapan AKB."

"Jangan sampai ada yang tidak menggunakan masker saat berada di pasar. Selain itu,  Kepala Pasar juga harus tegas. Buatkan surat pernyataan bagi semua pihak, baik penjual pengunjung, pembeli atau siapa pun. Jika tidak mau, jangan diperbolehkan masuk atau berjualan di pasar," tegasnya.

Dalam penerapan Adaptasi Kehidupan Baru, lanjut Taufik, seluruh pasar tradisional harus memiliki petugas khusus di pintu utama. Tujuannya adalah untuk mengawasi orang yang masuk dan memeriksa suhu tubuh. 

"Terutama di pintu utama, harus ada petugas yang menahan pembeli yang hendak masuk. Jika tidak pakai masker suruh kembali lagi, kemudian petugas juga melakukan pengukuran suhu tubuh. Jika ditemukan ada suhu di atas 38°C, segera laporkan ke Gugus tugas percepatan COVID-19 Kecamatan," imbuhnya.

Turut hadir pula dalam rombongan, Dandim 0616/Indramayu yang diwakili oleh Kasdim 0616/Indramayu, Mayor Inf Ruhiyat, Kapolres Indramayu diwakili oleh Waka polres Indramayu Kompol Nanang Subendar, Kadinkes Indramayu dr. Deden Bonny Koswara, Kadis Kodagin IndramayubTrisna Hendarin, Kadis Lingkungan Hidup (LH) Indramayu Aep Surahman, Plt Ka BPBD Indramayu Dodi, Plt Ka Satpol PP Indramayu, H. Hamami Abdul Gani, Camat Haurgeulis Rory Firmansyah, Kapolsek Haurgeulis AKP Warmad dan Danramil 1615/Haurgelis Kapten Inf Nakromin.

Di kesempatan yang sama, Kepala Pasar Haurgelis Usman mengatakan, menjelang AKB ini pihaknya terus menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan terhadap semua yang ada di pasar. Setiap orang yang akan masuk ke areal pasar, baik pedagang dan pengunjung wajib memakai masker.

"Kita siap mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, kami akan tegaskan kepada seluruh pedagang yang ada di pasar Haurgeulis, agar menyediakan tempat cuci tangan, handsanitizer serta menegur jika ditemukan ada pembeli tidak taat aturan," jelasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang pakaian di pasar tradisional Haurgeulis, Kholik, menyambut baik kebijakan tersebut.

"Kita akan bekerjasama dengan petugas, demi kesehatan bersama. Adapun pelaksanaan protokol kesehatan ini, akan kita upayakan bersama-sama," ujar Kholik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update