Notification

×

Iklan

Image

Iklan

Image



PERKEMBANGAN COVID-19 DI INDONESIA




Digilir 5 Orang, Gadis 16 Tahun Diperkosa hingga Tewas Setelah Dicekoki Pil Eximer

Sabtu, 13 Juni 2020 | 15.42 WIB Last Updated 2021-02-26T12:36:18Z

Ilustrasi pemerkosaan gadis remaja. (Foto: Istimewa)

Barakreportase.com, Tangerang
- Seorang remaja putri asal Pagedangan, Kabupaten Tangerang diduga diperkosa secara bergilir oleh lima orang setelah dicekoki pil eximer.


Pasca kejadian, korban yang masih berusia 16 tahun tersebut jatuh sakit selama hampir 1 bulan dan meninggal dunia pada Juni 2020.

"Benar, ada kejadian itu dan masih kami lakukan pendalaman," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan dalam keterangan yang dilansir detikcom, Sabtu (13/6/2020).

Iman mengungkapkan, pemerkosaan terjadi pada pertengahan Mei 2020 lalu di Cihuni, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Bermula saat korban bertemu dengan tersangka 1 di rumah tersangka 2.

"Saat itu tersangka 1 memberikan tiga butir obat pil Eximer kepada korban," tambahnya.

Setelah dicekoki, korban akhirnya teler. Kemudian lima pelaku tersebut menyetubuhi korban secara bergiliran. Setelah kejadian, korban kemudian jatuh sakit.

"Korban sakit sejak 26 Mei dan meninggal dunia pada 11 Juni 2020," paparnya.

Sementara, Polisi mengetahui kejadian ini setelah korban dimakamkan. Hingga saat ini kasus tersebut tengah diselidiki polisi.







Nanang

Editor: Ilham Gunawan

8 komentar:

  1. Tolong hapus kasian almarhhuma tolong ngerti

    BalasHapus
  2. Hpus brita kshan klurga korban

    BalasHapus
  3. Tolong mudah kan rayat untuk tes covid 19 secara gratis,jangan di bebani dengan membayar terlalu tinggi,karn kami orang miskin untuk cari makan pun susah.

    BalasHapus
  4. Ngopi dulu buat yang post kaga kasian sama keluarganya

    BalasHapus
  5. Pada goblok lu ya! Bilang kasian keluarga.ini berita biar semua orang tau biar jadi pembelajaran juga buat lu semua.biar kaga bego idup lu

    BalasHapus
  6. Hukum kebiri udah diberlakukan belom ya??? Cocok tuh untuk para pelaku.

    BalasHapus

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini