Notification

×

Iklan

Iklan

Gelar Tes Swab Massal Secara Acak, Gugus Tugas Covid-19 Indramayu: Tahap Pertama, Kita Lakukan di Pasar Baru

Sabtu, 30 Mei 2020 | 17.41 WIB Last Updated 2020-05-30T10:47:28Z
Reporter:
Alen Delon
 | Editor:
Ilham Gunawan
Tim Medis sedang lakukan tes swab kepada salah satu pengunjung di Pasar Baru Indramayu. (Foto: Dok. Diskominfo Indramayu)

Barakreportase.com, Indramayu - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pagi tadi, Sabtu (30/5/2020), menggelar tes swab massal untuk mendeteksi kasus COVID-19 di Pasar Baru Indramayu.


Gelaran tes tersebut dilakukan secara acak sebagai langkah mendeteksi dan memetakan persebaran kasus COVID-19 di wilayah Kabupaten Indramayu. Lebih dari 100 orang pedagang dan pengunjung pasar telah mengikuti tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Juru Bicara GTPP Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, tes swab massal kali ini dilakukan secara random. Ada sekitar 130 orang yang mengikuti tes tersebut. Adapun untuk tahap pertama, pemilihan lokasi berada di Pasar Baru.

"Pasar merupakan salah satu area yang berisiko tinggi terjadinya transmisi penyebaran virus Corona atau COVID-19," kata Deden, Sabtu (30/5/2020).

Deden mengatakan, pihaknya juga bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Jati (FK UGJ) untuk memeriksa hasil swab.

"Rencananya, tes swab massal akan dilakukan di sejumlah tempat umum lainnya, terutama di lokasi yang berisiko tinggi terjadinya penyebaran COVID-19," lanjutnya.

Menurut Deden, langkah ini merupakan terobosan untuk memetakan dan mengantisipasi persebaran COVID-19 di wilayah Indramayu. Selain itu untuk mengukur potensi penularan di tempat keramaian.

"Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan hasilnya dapat secepatnya keluar," harap Deden.

Sementara itu, salah seorang pedagang pasar Agus Mulyani (40) yang turut ikut dilakukan tes swab mengaku kaget dengan adanya pemeriksaan ini. Agus mendukung langkah GTPP Indramayu untuk melakukan swab massal secara acak.

"Sempat kaget. Sudah tes, tinggal menunggu hasilnya," ujar Agus.

Untuk diketahui, hingga saat ini total pasien positif di Kabupaten Indramayu telah mencapai 16 orang. Tiga pasien sembuh, tiga lainnya meninggal dunia. Sementara sisanya masih menjalani perawatan intensif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update