Notification

×

Iklan

Iklan

Di Tengah PSBB, 2 Warga Indramayu Reinfeksi Covid-19 Setelah Sebelumnya Ditetapkan Negatif

Rabu, 13 Mei 2020 | 22.11 WIB Last Updated 2020-05-13T15:22:19Z
Reporter:
Nanang Asmari | 
Editor:
Ilham Gunawan
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara. (Foto: Istimewa)

Barakreportase.com, Indramayu - Setelah sempat dinyatakan negatif dari hasil swab pertama, dua warga Indramayu diketahui positif terjangkit virus Corona.

Hal tersebut seperti dikonfirmasi oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, bahwa kasus reinfeksi COVID-19 untuk pertama kalinya terjadi di Kabupaten Indramayu.

Deden Bonni Koswara mengatakan, reinfeksi COVID-19 adalah kasus di mana pasien yang sebelumnya dinyatakan negatif virus Corona namun tertular kembali menjadi positif.

"Hasil swab pertama negatif, sedangkan tes swab kedua pasien hasilnya positif," kata Deden di Indramayu, Jawa Barat, Rabu (13/5/2020).

Deden menuturkan dua pasien terkonfirmasi positif COVID-19 itu dari Kecamatan Indramayu, berinisial S (41) dan S (51), semuanya laki-laki.

Sebelumnya, lanjut Deden, pasien tersebut sempat dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan tes swab pertama.

Kemudian tim medis kembali melakukan tes swab tenggorokan untuk kali kedua guna memastikan status pasien.

"Pasien tersebut akhirnya dinyatakan positif COVID-19 setelah kami menerima hasil tes swab tenggorokan kedua pasien S (41) dari Labkesda Jawa Barat pada Senin (11/5)," ujarnya.

Deden memastikan kondisi pasien sekarang ini baik dengan mendapat terapi dari dokter penanggung jawab untuk pemulihan kondisi tubuh.

Selain pasien S (41), Gugus Tugas juga mengumumkan bahwa pasien S (51) juga dari Kecamatan Indramayu yang sebelumnya hasil swab pada tanggal 4 Mei 2020 dinyatakan negatif, berdasarkan hasil swab pada tanggal 11 Mei 2020 dinyatakan positif COVID-19.

"Dari kedua kasus tersebut setelah dikonsultasikan dengan dokter ahli, maka dapat disimpulkan telah terjadi kasus reinfeksi yang dikarenakan sistem imunitasnya terganggu, seperti pada pasien lansia atau diabetes," katanya.

Deden menambahkan, dari kedua kasus tersebut setelah dikonsultasikan dengan dokter ahli maka dapat disimpulkan telah terjadi kasus reinfeksi yang dikarenakan system imunitasnya terganggu seperti pada pasien lansia atau diabetes.

Selain itu, Deden juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan PSBB, pasalnya saat ini masih terjadi pelanggaran di Kabupaten Indramayu.
×
Berita Terbaru Update