Notification

×

Iklan

Iklan

Tetap Jalankan Protokol Kesehatan, Warga Bongas Terima Bantuan Kartu Keluarga Sejahtera

Selasa, 28 April 2020 | 07.51 WIB Last Updated 2020-04-28T00:58:50Z
Reporter:
Alen Delon
 | 
Editor:
Ilham Gunawan
Penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera program sembako terdampak COVID-19 oleh Petugas.

Barakreportase.com, Indramayu - Kementerian Sosial (Kemensos) mulai distribusikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) program sembako dampak COVID-19, Senin (27/4/2020). Dalam hal ini, masyarakat Kecamatan Bongas mendapati giliran kegiatan penyaluran tersebut dengan jumlah penerima manfaat mencapai 1.638 Kepala Keluarga.

Penyaluran KKS program sembako dampak COVID-19 dari Kemensos yang diketahui berbeda dengan program bantuan sembako Presiden tersebut, merupakan perluasan program sembako yang dahulu dikenal dengan nama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Sejak pagi hari, para penerima KKS terlihat sudah mengantre dan memadati tempat pembagian di SD Negeri Margamulya 3, Bongas, Indramayu. Meski demikian, para penerima bantuan tetap tertib menjalankan peraturan dan protokol kesehatan waspada COVID-19.

Di samping menggunakan masker, para penerima bantuan juga diharuskan untuk mencuci tangannya terlebih dahulu dengan hand sanitizer. Bukan hanya itu, 
mereka juga harus melewati pengecekan suhu badan dengan menggunakan thermometer infrared oleh petugas dari Bank BNI Indramayu dan para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang juga kenakan Alat Pelindung Diri (APD).

Dalam pembagian KKS tersebut, para penerima bantuan juga tetap diharuskan melakukan physical distancing, yaitu menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya saat proses antean dalam pengambilan kartu.

Tenaga Kerja Sosial Kecamatan Bongas, Aminudin, mengatakan mereka yang mendapatkan perluasan ini (Bantuan di luar program Sembako Presiden, red) sudah masuk basis data terpadu Kemensos. 

“Untuk keseluruhan ada 1.168 Kepala Keluarga penerima manfaat. Namun untuk menghindari kerumunan berlebihan, hari ini sengaja pembagian dilakukan hanya untuk 2 Desa saja, yakni Desa Kertajaya dan Cipaat. Lalu untuk 6 desa lainnya akan dibagikan menyusul. Rencananya akan dilaksanakan menjadi 3 hari ke depan,” terangnya.

Aminudin juga menjelaskan, bahwa masing-masing penerima manfaat bantuan tersebut, setiap bulannya akan mendapatkan Rp 200 ribu hingga Desember 2020 mendatang.

“Uang tersebut nantinya hanya bisa dibelanjakan di warung bertanda khusus, yang sudah bekerja sama dengan satu di antara bank pemerintah,” pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update