Notification

×

Iklan

Iklan

Tetap Gelar Pernikahan di Tengah Pandemi, Pengantin Pria: Yang Penting Sah!

Jumat, 17 April 2020 | 19.11 WIB Last Updated 2020-04-17T14:47:30Z
Editor:
Ilham Gunawan
 
Reporter: Alen Delon
Pernikahan di tengah pandemi Covid-19.


Barakreportase.com, Indramayu - Pandemi virus Corona atau Covid-19 menimbulkan dampak yang luar biasa, termasuk berimbas kepada dua sejoli yang telah merencanakan akad pernikahan sejak jauh-jauh hari.

Begitu pula yang dirasakan oleh pasangan pengantin asal Desa Karangtumaritis Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu, keduanya menggelar akad pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Haurgeulis, untuk merespon surat edaran dari pemerintah mengenai protokol waspada Covid-19, Jumat (17/4/2020).

Dalam acara tersebut hanya dihadiri kurang dari 10 orang, sesuai dengan ketentuan dalam protokol waspada Covid-19 yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama.

Meski dalam acara yang sederhana, pasangan tersebut, yakni Irwan Suteja dan Rahyuni, telah dinyatakan sah menjadi pasangan suami istri oleh pejabat KUA Kecamatan Haurgeulis.

Irwan mengatakan dirinya sangat bersukacita tetap bisa melaksanakan akad nikah di tengah pandemi virus Corona. Meskipun gagal melakukan perayaan pernikahan layaknya kebiasaan masyarakat setempat, tetapi tidak mengurangi kebahagiaannya karena sudah mempersunting si pujaan hati.

“Keluarga sepakat dan memang saat ini kondisinya sedang tidak normal. Soal resepsi dan lainnya bisa ditunda nanti, yang penting kami sudah sah sebagai pasangan suami istri,” kata Irwan.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Haurgeulis M Kosim, dirinya sangat mengapresiasi kesadaran dari masyarakat, untuk tetap menjalankan imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan waspada Covid-19 di tengah hari bahagianya (pasangan pengantin). 

Lanjut Kosim, upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini harus dilakukan oleh semua pihak, mulai dari warga yang di perkotaan, maupun hingga di pedesaan.

“Tidak mudah mengedukasi warga, apalagi bagi yang tinggal di desa-desa karena keterbatasan akses yang memadai. Tetapi dengan upaya persuasif, akhirnya mereka mengerti dengan kesadaran sendiri, bahwa untuk sementara waktu, tidak dahulu menyelenggarakan acara yang bersifat berkerumun,” imbuhnya, 

Sementara untuk hari ini, KUA Kecamatan Haurgeulis telah menikahkan setidaknya tiga calon pengantin. Lanjut Kosim, ketiganya merupakan berasal dari berbagai Desa yang ada di wilayah Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu.
×
Berita Terbaru Update