Notification

×

Iklan

Iklan

Sikapi Corona, Panen Raya di Wilayah Gantar Tetap Berlangsung Tanpa Halangan

Rabu, 01 April 2020 | 20.22 WIB Last Updated 2020-04-01T13:31:08Z
Kegiatan panen raya di Kecaman Gantar, Indramayu.


BARAKreportase.com, Indramayu - Di tengah bahaya ancaman penyebaran wabah virus Corona (Covid-19) petani di wilayah Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, tetap melaksanakan panen raya tanpa halangan, Rabu (1/4/2020).

Berdasarkan pantauan barakreportase.com di lapangan, panen padi di wilayah ini akan berlangsung hingga bulan Mei 2020 mendatang, setelah panen sudah berlangsung sepekan ini. 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu H.Takmid, melalui Kepala UPTD BPP Kecamatan Haurgeulis Hadi Joko Pramono, mengatakan bahwa puncak panen padi di wilayah Kecamatan Gantar dan Haurgeulis diperkirakan hingga pertengahan bulan Mei tahun 2020.

"Kebutuhan pangan terutama beras di Kabupaten Indramayu sampai bulan Mei aman, tidak perlu panik di tengah wabah virus Corona ini," kata Hadi Joko kepada barakreportase.com saat menyaksikan panen di desa Gantar, siang tadi, Rabu (1/4/2020).

Menurutnya, di tengah pandemi virus Corona, para petani di desa Gantar sudah mulai melaksanakan panen secara bertahap dalam beberapa hari terakhir ini. Mengingat para petani tak bisa membiarkan tanaman padi yang sudah waktunya panen tersebut. 

"Di tengah ancaman wabah virus Corona, para petani tetap melaksanakan panen raya seperti biasa. Meskipun dalam pelaksanaan panen kali ini, berbeda dengan situasi dan kondisi sebelumnya. Di saat panen raya, para petani mengenakan masker untuk alat pelindung diri dari ancaman wabah virus Corona, sebagai bentuk meningkatkan kewaspadaan penularan wabah virus tersebut," kata Joko.

Untuk mewaspadai ancaman penularan virus Corona, lanjut Joko, para petani tak melaksanakan panen raya pada pagi hari, melainkan pada siang hari di saat sinar matahari sudah terasa panas, guna melakukan upaya pencegahan pandemi virus tersebut. 

"Panen dilaksanakan siang hari atau paling tidak lewat dari pukul 08.00 WIB sampai jelang zuhur, setelah sinar matahari terasa panas, dengan harapan sinar matahari dapat mencegah penularan wabah virus Corona," lanjutnya. 

Meskipun situasi musim panen raya tahun ini dirasa berbeda, para petani tetap tak bisa tinggal diam dan menunda tanaman padi yang sudah siap dipanen. Di samping itu, para petani juga tetap waspada dalam menghadapi kondisi penyebaran wabah covid-19 tersebut.




Reporter: Nanang
Editor: Ilham Gunawan
×
Berita Terbaru Update