Notification

×

Iklan

Iklan

Seorang Ibu Dikabarkan Meninggal Karena Tak Makan 2 Hari, Pemkot Serang Sebut Alasan Takdir

Selasa, 21 April 2020 | 16.58 WIB Last Updated 2020-04-21T10:01:14Z
Editor:
Ilham Gunawan
 | Redaksi
Ilustrasi meninggal dunia. (Foto: Istimewa)


Barakreportase com, Serang - Warga Kota Serang yang dilaporkan hanya minum air selama 2 hari di tengah pandemi Corona 
bernama Yulie Nurmelia (43), menurut Wali Kota Serang Syafrudin, meninggal bukan karena kelaparan, melainkan karena takdir.

"Pertama, meninggalnya ibu Yulie ini bukan karena kelaparan, tetapi karena takdir," ujar Syafrudin, Selasa (21/4/2020).

Sebelumnya Syafrudin menyatakan bahwa kondisi Yulie kurang tepat jika dikatakan kelaparan, karena saat itu Dinas Sosial (Dinsos) datang pada Minggu (19/4/2020), dan di rumah Yulie sudah tersedia pisang goreng dan singkong.

"Saya mendapati kabar berita tersebut dari medsos, bahwa ada warga Kota Serang yang di Kaloran sudah 2 hari hanya makan air, dan tidak makan nasi kemudian kelaparan, lalu saya mengutus camat Kecamatan Serang," ujarnya.

Selain camat, ada juga utusan dari Dinsos yang dapat pada hari Minggu memberikan bantuan. Menurut Syafrudin dari laporan yang ia dapat dari Dinsos, saat didatangi Minggu ada cemilan singkong dan pisang goreng.

"Kayaknya kurang pas, sebab di situ itu terlihat ada pisang goreng, kemudian ada singkong juga," kata Syafrudin menirukan utusannya.

Menurutnya, keluarga ibu Yulie kemudian diberikan bantuan berupa beras. Bukan hanya dari pemkot saja, akan tapi juga ada bantuan dari sejumlah pihak lain, dari mulai kecamatan hingga ormas. Bahkan utusan dari Pemprov Banten, Senin siang (20/4/2020) juga datang, namun Yulie meninggal sore harinya.

Lanjut Syafrudin, berdasarkan informasi dari sang suami Yulie kepada salah satu utusannya yang datang, bahwa yang bersangkutan sering mengelukan sakit kepala. Ia sendiri memang tidak mendapatkan informasi bahwa ada penyakit bawaan lain.

"Kedua, berdasarkan informasi suaminya, melalui ketua HIPI yang semalam ta'ziyah, istrinya sering sakit kepala," imbuhnya.

Sebelum wafat, Yulie juga sempat mengalami pingsan. Dirinya mengaku langsung menelepon kepala dinas agar dibawa ke puskesmas setempat. Namun ibu itu meninggal di perjalanan.

"Kesimpulannya, almarhumah ini bukan meninggal karena kelaparan," tegasnya.

Atas nama pribadi dan Pemkot Serang, Syafrudin turut ucapkan duka cita atas warganya yang meninggal tersebut. Dirinya juga berdoa semoga almarhumah meninggal dalam keadaan baik.
×
Berita Terbaru Update