Notification

×

Iklan

Iklan

Prihatin, Ketua RT Ikut Tolak Pemakaman Perawat Meninggal Positif Covid-19

Jumat, 10 April 2020 | 16.28 WIB Last Updated 2020-04-10T10:59:38Z
Editor:
Ilham Gunawan
 | Redaksi
Penolakan warga terkait pemakaman perawat meninggal positif covid-19 di Semarang. (Foto: Istimewa).


BARAKreportase.com, Semarang - Seorang perempuan berusia 38 tahun yang juga salah satu seorang perawat di RSUP Kariadi yang dinyatakan positif corona meninggal dunia pada Kamis (9/4/2020) siang.

Perawat positif covid-19 yang meninggal tersebut rencananya akan dimakamkan di Sewakul, Unggaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. 

Namun, rencana tersebut mendadak berubah lantaran ada sejumlah penolakan dari warga. Penolakan pemakaman itu pun akhirnya sempat viral.

Tanpa diduga sebelumnya, salah satu alasan penolakan pemakaman tersebut juga berdasarkan atas dukungan Purbo, yang merupakan ketua RT 6 Dusun Sewakul, Kabupaten Semarang.

Purbo beralasan, bahwa penolakan pemakaman di TPU Sewakul tersebut didasari atas aspirasi masyarakat yang berada di lokasi, termasuk juga beberapa ketua RT lain.

"Mereka mengatakan, Pak jangan di sini, jangan dimakamkan di Sewakul," ujarnya, Jumat (10/4/2020) seperti yang dilansir Kompas.

Akibat desakan tersebut, akhirnya aspirasi warga diteruskannya ke petugas pemakaman.

Purbo juga menegaskan, bahwa dirinya tidak mungkin mengabaikan aspirasi warganya.

Menurutnya, penolakan pemakaman tersebut disebabkan adanya kesalahan informasi, sehingga menyebabkan dukungan terkait ketidaksetujuan dari warga.

"Keluarga almarhumah juga ada yang dimakamkan di Sewakul meski bukan warga kami," ungkapnya.
×
Berita Terbaru Update