Notification

×

Iklan

Iklan

Masjid di Gabus Wetan Indramayu, Sediakan Bilik Disinfektan Untuk Cegah Covid-19

Sabtu, 04 April 2020 | 15.45 WIB Last Updated 2020-04-06T08:13:25Z
Masjid Al Barokah, Blok Gadur, Desa Gabus Kulon, Kecamatan Gabus Wetan, Indramayu sediakan bilik disinfektan untuk jemaahnya.



BARAKreportase.com, Indramayu - Semenjak Pemerintah Kabupaten Indramayu menetapkan wilayahnya sebagai zona kuning terkait pandemi virus Corona, masyarakat menjadi lebih sigap dalam mengikuti imbauan Pemerintah dalam melakukan upaya pencegahan virus Covid-19.

Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Blok Gadur, Desa Gabus Kulon, Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan salat Jum'at di Masjid Al Barokah ini, tetap berjalan seperti biasanya. Namun, ada protokol kesehatan yang harus dilakukan oleh jemaah yang datang ke masjid.

Siang kemarin, Jum'at (3/4/2020), jemaah yang hendak melaksanakan salat Jum'at, sebelum masuk ke masjid, diharuskan terlebih dahulu melewati bilik penyemprotan disinfektan yang disediakan oleh takmir masjid.

Jemaah juga diharuskan membasuh kedua tangannya dengan hand sanitizer. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya pencegahan dalam menanggapi pandemi virus Corona.

"Jum'at kemarin kita membuat semprotan tangan (hand sanitizer), sekarang kita pasang bilik, semua jemaah tidak terkecuali harus masuk bilik disinfektan dulu. Juga ada imbauan bawa sajadah dari rumah, serta untuk sementara waktu tidak perlu bersalaman dulu, cukup menundukan badan," kata Takmir Masjid Al Barokah, Rastim.

Menurutnya, satu bilik disinfektan yang saat ini ada, jumlahnya masih kurang. Sebab, pada waktu mendekati salat, jemaah yang datang jumlahnya semakin banyak. Takmir masjid pun sedang berupaya mencari tambahan bilik disinfektan demi menjaga jemaah terbebas dari pandemi virus Corona.


"Kami sudah berkonsultasi dengan tokoh agama setempat, bila memang kegiatan salat Jum'at ini rawan, kita akan memikirkan lagi. Tapi untuk memastikan kesehatan jemaah, kita semprot disinfektan secara menyeluruh di semua area masjid sebelum salat. Kami melaksanakan itu bukan tanpa usaha, sudah ikhtiar untuk pencegahan," ujar Rastim.

Selain itu, imam masjid juga mengimbau jemaah untuk ikuti imbauan pemerintah di dalam melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap pandemi virus Corona.

"Setiap kegiatan Jum'at, ada protokol. Antara lain pembacaan surah Al-Fatihah, untuk keseluruhan itu sudah berjalan lama. Ada Fatihah lagi untuk orang sakit. Kita mintakan kepada Allah semoga diberikan kesembuhan. Al-fatihah buat yang sudah meninggal juga," tuturnya.

Di sisi lain, upaya ini juga mendapatkan apresiasi dari jemaah, salah satunya oleh Riza. Menurutnya, selain untuk kepentingan kesehatan bersama, upaya ini juga dimaksudkan untuk memproteksi diri.

"Secara pribadi, saya sangat respek dengan upaya pencegahan ini, meskipun baru dilakukan secara swadaya oleh lingkungan setempat. Mudah-mudahan ke depan, bisa mendapatkan perhatian lebih dari semua pihak," pungkasnya. (red)




Editor: Ilham Gunawan
×
Berita Terbaru Update