Notification

×

Iklan

Iklan

Komunitas Medsos Big Family Indramayu Bagikan 500 Masker Gratis

Minggu, 05 April 2020 | 16.55 WIB Last Updated 2020-04-06T08:17:26Z
Editor:
Ilham Gunawan
 | Reporter: Nanang
Komunitas BFI bagikan gratis masker kepada para pengendara jalan di pertigaan Kecamatan Haurgeulis, Minggu (5/4/2020).


BARAKreportase.com, Indramayu - Komunitas media sosial Big Family Indramayu (BFI) menggelar bakti sosial dengan membagikan masker secara cuma-cuma di pertigaan Jalan Alun alun Haurgeulis, Minggu (5/4/2020).

Kegiatan tersebut berlangsung selama satu jam, yang juga ikut melibatkan jajaran polsek Haurgeulis. Dalam Hal ini untuk menangkal dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang tengah menjadi kekhawatiran masyarakat saat ini.

Ketua komunitas BFI Badai, mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini tak lain untuk mencegah wabah virus Corona di wilayah Kecamatan Haurgeulis.

"Alhamdulillah sebanyak 500 masker kita bagikan kepada pengguna jalan sebagai upaya pelindung untuk mencegah virus covid-19," ujar Badai kepada barakreportase.com saat membagikan masker.

Menurutnya, kegiatan ini juga ikut didukung Pemerintah Desa se Kecamatan Haurgeulis.

"Terima kasih atas partisipasi dan dukungannya kepada Pemerintah Desa se Kecamatan Haurgeulis. Pasalnya dukungan yang diberikan, sangat bermanfaat guna upaya pencegahan virus Covid-19," sambungnya.



Di tempat yang sama, Anggota Satlantas Polsek Haurgeulis Brigadir Hendro, menambahkan bahwa jumlah bantuan masker gratis yang disalurkan komunitas medsos BFI sebanyak 500 paket. Kegiatan sosial ini, ungkapnya, adalah yang pertama kali diadakan sepanjang permasalahan virus corona muncul.

Brigadir Hendro juga berharap, kegiatan semacam ini bisa menjadi contoh positif untuk diikuti oleh komunitas-komunitas lain, guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. 

"Ini adalah yang pertama kali diadakan sepanjang permasalahan covid-19,  kami berharap kegiatan ini bisa diikuti oleh kelompok atau komunitas lain, untuk membantu mencegah penyebaran virus Corona di masyarakat," kata dia.
×
Berita Terbaru Update