Notification

×

Iklan

Iklan

Kemenag: Referensi Hilal Awal Ramadan Tahun Ini Sudah Terlihat

Kamis, 23 April 2020 | 18.34 WIB Last Updated 2020-04-23T13:17:33Z
Editor:
Ilham Gunawan
 | Redaksi
Ilustrasi petugas Falakiyah lakukan pemantauan hilal. (Foto: Istimewa).


Barakreportase.com, Jakarta - Mengawali rangkaian pelaksanaan sidang isbat yang digelar di kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2020), Anggota Tim Falakiyah Kementrian Agama, Cecep Nurwendaya, menyampaikan paparan mengenai posisi hilal 1 Ramadan 1441 Hijriah.

Menurutnya, berdasar hasil laporan, telah teramati di wilayah Indonesia bahwa hilal awal Ramadan 1441 Hijriah jatuh pada hari ini.

"Ada referensi bahwa pada hari Kamis tanggal 23 April 2020, hilal awal Ramadan 1441 Hijriah dapat teramati dari wilayah Indonesia," ujar Cecep.

Lanjut Cecep, berakhirnya bulan atau ijtimak dan munculnya bulan baru telah terjadi sekitar pukul 09.26 WIB pada hari ini.

"Untuk hilal awal Ramadan sudah cukup tua, umurnya sudah lebih delapan jam. Di Indonesia sendiri, hilal berada pada posisi signifikan untuk dilihat," terangnya.

Cecep juga menjelaskan, bahwa pada hari ini, penentuan hilal awal Ramadan 1441 Hijriah sudah memenuhi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Adapun mengenai kriteria yang dimaksud adalah tinggi hilal minimal berada pada 2 derajat, elongasi bulan ke matahari minimal 3 derajat atau umur hilal minimal 8 jam.

"Penetapan atau isbat merupakan penggabungan antara konfirmasi hasil rukyat dengan informasi hasil hisab yang tertera dalam Taqwim Standar Indonesia tahun 2020," tambah Cecep.

Sedangkan dalam sidang isbat ini, dihadiri oleh Menteri Agama Fachrul Razi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Zaidi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, dan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin yang juga diikuti oleh perwakilan ormas melalui aplikasi daring.
×
Berita Terbaru Update