Notification

×

Iklan

Iklan

Kembali Guyur Disinfektan, Pemdes Sumbon: Lebih Efektif Lagi Jika Masyarakat Sadar Akan Bahayanya Covid-19

Senin, 20 April 2020 | 16.07 WIB Last Updated 2020-05-29T21:44:39Z
Editor: Ilham Gunawan Reporter: Alen Delon

Barakreportase.com, Indramayu - Meski dinilai tidak cukup efektif oleh para pakar, juga banyak meninggalkan residu dan berbahaya bagi kulit bila terkontak langsung, Pemerintah Desa (Pemdes) Sumbon dan Muspika Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa barat, tetap lakukan upaya pencegahan pandemi Covid-19 dengan menyemprotan cairan disinfektan ke ruang publik di titik-titik potensi tempat keramaian berkerumunnya masyarakat, seperti sarana ibadah, taman, tempat wisata, permukiman warga dan ruang publik lainnya untuk ke sekian kalinya, Senin (20/4/2020).

Kuwu Desa Sumbon H Tarjo, menyampaikan bahwa penyemprotan disinfektan tetap dilakukan secara berkala oleh pihaknya guna mengantisipasi merebaknya virus Corona atau Covid-19.

"Kami tetap berikhtiar dengan berbagai cara. Selain penyemprotan, kami lakukan upaya-upaya lain, termasuk juga terus mengimbau masyarakat untuk lakukan pembatasan diri untuk sementara waktu, agar pandemi ini lekas berakhir," kata Tarjo kepada barakreportase.com siang tadi.

Pihaknya juga menjelaskan, bahwa upaya-upaya pencegahan akan menjadi lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama. Tarjo berharap, agar masyarakat mau mengikuti dan bekerja sama dalam melaksanakan imbauan protokol kesehatan terkait waspada Covid-19.

"Upaya ini akan lebih efektif, jika ikut dibantu oleh masyarakatnya sendiri. Dalam arti, masyarakat mau mengikuti imbauan pemerintah terkait upaya pencegahan. Seperti pola hidup sehat dan penerapan physical distancing," lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Camat Kroya Haryono mengakatakan dirinya mengapresiasi upaya Pemerintah Desa Sumbon yang telah sigap dan tanggap dalam upaya-upaya pencegahan terhadap pandemi Covid-19 ini.

"Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepada Pemdes Sumbon yang telah sigap dan tanggap dalam menyikapi pandemi ini," kata Haryono.

Meski dinilai banyak kalangan tidak efektif, kegiatan ini tetap dilakukan guna memperbanyak cara dalam upaya pencegahan.

"Lebih tidak efektif lagi, jika tidak ada ikhtiar apa-apa," imbuhnya.

Dirinya juga berpesan, agar masyarakat selalu berkoordinasi bilamana ditemukan adanya gejala-gejala yang mengarah kepada virus Corona kepada Pemerintah atau Puskesmas setempat, agar bisa dilakukan penanganan secara cepat. Selain itu, masyarakat yang tetap memaksakan pulang dari luar wilayah, agar segera melaporkan diri guna diperiksa sebagai upaya pencegahan.
×
Berita Terbaru Update