Notification

×

Iklan

Iklan

Jangan Bandel, ODP dan PDP Covid-19 di Indramayu Kini Semakin Bertambah

Jumat, 10 April 2020 | 05.46 WIB Last Updated 2020-05-29T21:52:31Z
Editor:
Ilham Gunawan
 | Reporter: Nanang

BARAKreportase.com, Indramayu - Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona di Kabupaten Indramayu mengalami sejumlah peningkatan. Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, dr Deden Bonni Koswara, pada Kamis (9/4/2020).

"Sekarang jumlah ODP ada peningkatan 14 orang lagi, dari yang sebelumnya berjumlah 368 orang, kini bertambah menjadi 382 orang," jelas Deden.

Deden juga menuturkan, bahwa pasien dalam pengawasan dari yang semula berjumlah 26 orang, kini telah menjadi 32 orang dan mengalami pertambahan sebanyak 6 orang, yang masing-masing terdiri dari 2 laki-laki dan 4 perempuan.

"Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Indramayu, kini mengalami peningkatan dibandingkan dengan jumlah sebelumnya, ditambah lagi dengan adanya 1 kasus positif Covid-19 sekarang ini," lanjutnya.

Dalam hal ini, pasien pertama yang terkonfirmasi positif covid-19 berjenis kelamin laki-laki (23) asal Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu tersebut, menambah jumlah deratan panjang terkait kasus pandemi virus corona di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu.

Deden menjelaskan bahwa pasien PDP yang kini telah berstatus positif covid-19 tersebut sebelumnya dikabarkan pulang dari bekerja di salah satu rumah makan di Balai Karimun Kepulauan Riau dan bukan Batam seperti pengakuan sebelumnya.

Kemudian di tanggal 26 Maret 2020, lanjut Deden, pasien memeriksakan diri pada salah satu tenaga kesehatan dengan keluhan panas, batuk, dan sesak. Hingga pada tanggal 27 Maret 2020, keluhan tersebut belum juga berkurang. 

"Pasien lantas dirujuk ke RSUD Pantura MA Sentot Patrol, lalu dirujuk ke RSUD Indramayu sebagai rumah sakit rujukan Covid-19," imbuh Deden.

Deden menjelaskan, bahwa kini pasien tersebut tengah menjalani isolasi bersama dengan 15 tenaga Kesehatan yang sempat kontak secara langsung dengannya di RSUD Indramayu.

Deden juga mengkonfirmasi bahwa kondisi pasien positif tersebut sudah berangsur mulai membaik.

"Kondisi pasien kini sudah mulai membaik, hanya saja masih sedikit demam," jelasnya, kepada barakreportase.com saat dihubungi via pesan singkat di Whatsapp.

Deden juga berharap agar masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan yang sudah diimbaukan oleh pemerintah, dalam upaya pencegahan pandemi virus corona. Termasuk dalam membiasakan diri untuk hidup sehat sebagai langkah antisipasi, sambung Deden, ia juga berharap agar tidak ada lagi kasus positif covid-19 berikutnya di Kabupaten Indramayu.

"Harap ini menjadi perhatian bersama. Semoga ini menjadi yang terakhir," pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update