Notification

×

Iklan

Iklan

Hasil Swab PDP Meninggal di RSUD Subang yang Sempat Viral Sudah Keluar, Ini Keterangannya

Rabu, 01 April 2020 | 21.56 WIB Last Updated 2020-04-01T21:10:32Z
Hasil Swab PDP meninggal dunia yang pernah dirawat di RSUD Subang.

BARAKreportase.com, Indramayu - Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) yang sudah meninggal dunia dan pernah berdomisili di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dinyatakan negatif virus Corona oleh Dinas Kesehatan Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Hal itu diketahui berdasarkan hasil tes Swab yang dilakukan pada pasien tersebut dengan Nomor: 110/Lap.COV/III/20, pada Rabu (1/4/2020).

"Almarhum PDP dengan kode sampel R 024, berjenis kelamin Laki-laki, atas nama Rasa, setelah melalui proses pemeriksaan tes Swab dan hasilnya dinyatakan negatif Covid-19," kata dr. Cut Nur Cinthia Alamanda selaku penanggung jawab Lab. Covid-19 di Bandung.

Dia mengungkapkan, pihak RSUD Subang selaku pengirim sampel, telah menyampaikan hasil tes tersebut kepada pemerintah desa dan keluarga pasien.

"Dengan adanya hasil pemeriksaan Swab pasien ini, pihak keluarga pasien yang masuk dalam kategori pemantauan atau ODP, secara otomatis dicabut. Termasuk almarhum PDP tersebut," lanjutnya.

Sementara itu, Kuwu desa Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis Sunadi, membenarkan jika pihaknya telah menerima surat pemberitahuan hasil pemeriksaan Swab dengan status negatif Covid-19.

"Alhamdulilah hasilnya sudah keluar dan dinyatakan negatif. Kecemasan warga hari ini sudah terjawab. Selanjutnya, kami dari Pemerintah Desa mengharapkan agar warga tidak panik. Tetap waspada dengan mengikuti semua imbauan pemerintah terkait upaya pencegahan pandemi virus Covid-19," ujar Sunadi.

Sebelumnya pernah diberitakan, bahwa seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Corona yang pernah berdomisili di Kabupaten Indramayu telah meninggal dunia, pada Selasa (27/3/2020). Pasien tersebut sempat menjalani perawatan di ruang isolasi khusus RSUD Subang yang sebelumnya sempat dikabarkan dalam artikel (lihat link berita di sini).

"Almarhum ini dulu aktifitasnya sebagai pedagang bambu yang kesehariannya berjualan melewati beberapa wilayah terjangkit (Cirebon-Tangerang), di mana wilayah tersebut sudah ditandai sebagai zona merah Covid-19. Jadi almarhum sempat dinyatakan PDP oleh pihak RSUD Subang," tutupnya.




Reporter: Nanang
Editor: Ilham Gunawan
×
Berita Terbaru Update