Notification

×

Iklan

Iklan

Covid-19, Polri-TNI beserta Pemdes Gantar 'Woro-Woro' Imbauan WHO Memakai Masker

Senin, 06 April 2020 | 16.42 WIB Last Updated 2020-05-29T21:55:13Z
Editor:
Ilham Gunawan 
 | Reporter: Nanang

BARAKreportase.com, Indramayu - Sebagai rangka meredam penyebaran virus corona di tanah air, dalam hal ini pemerintah desa Gantar bersama dengan Polri dan TNI menjadi garda terdepan, melalui langkah tegas dengan mengajak masyarakat untuk menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker.

"Kunci penyelesain ini adalah kesadaran masyarakat, lewat upaya jaga jarak sosial di dalam berkomunikasi dan menjalankan hidup sehat. Ini sudah bukan imbauan lagi, tapi untuk dimaknai sebagai perintah yang harus kita laksanakan bersama-sama," kata kuwu desa Gantar, kepada barakreportase.com saat kegiatan 'woro-woro' keliling kampung, Senin (6/4/2020).

"Cuci tangan dengan menggunakan sabun, gunakan masker pada saat keluar rumah, hilangkan kebiasaan menyentuh wajah, mulut, hidung jika tangan kita tidak bersih," tambahnya.

Menurutnya, masih meluasnya kasus penularan dan kasus positif tanpa gejala, dikarenakan masyarakat belum banyak melakukan imbauan yang telah disampaikan oleh pemerintah selama ini.

Sementara itu Kapolsek Gantar, IPDA Maman Kusmanto, melalui Kanit Intel Bripka Firman, menerangkan bahwa per tanggal 5 April 2020 kemarin, pemerintah pusat yang diteruskan hingga sampai ke pemdes Gantar, resmi mengajak masyarakat untuk menggunakan masker sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Mulai hari ini sesuai dengan rekomendasi dari WHO, kita jalankan 'masker untuk semua', semua harus menggunakan masker. Adapun masker bedah dan N95, hanya untuk tenaga medis. Gunakan masker kain," ucap Firman.

Di lain pihak, Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, dr Deden Bonni Koswara, mengatakan saat ini tengah ada penelitian bahwa penularan kasus covid-19 tidak hanya lewat droplet, tetapi bisa juga melalui air borne transmision. Sebab itu, masker sangat penting digunakan.

"Kami perlu menyampaikan tentang mekanisme pertahanan kita semuanya. First line defense atau pertahanan paling depan adalah menggunakan masker dan cuci tangan," ujar dr Deden melalui via pesan singkatnya, pada Senin (6/4/2020).

Pentingnya penggunaan masker kain tiga lapis, lanjut Deden, dapat menangkal virus masuk bahkan mencapai 70 persen.

"Sesuai hasil penelitian, masker kain dapat menangkal virus sebesar 70%. Dengan demikian, masyarakat diharapkan untuk tetap jaga jarak saat berada di keramaian, minimal 1 sampai 2 meter, dan apabila tidak memiliki kegiatan penting di luar, sebaiknya tetap tinggal di rumah," pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update