Notification

×

Iklan

Iklan

Cegah Pandemi Covid-19, Puskesmas Gantar Wajibkan Masyarakat Datang Berobat Pakai Masker

Senin, 06 April 2020 | 14.49 WIB Last Updated 2020-04-08T01:15:02Z
Editor: Ilham Gunawan Reporter: Alen Delon
Pasien yang hendak berobat, terlihat mulai mengikuti imbauan dari UPTD Puskesmas Gantar dengan memakai masker saat datang untuk diperiksa.


BARAKreportase.com, Indramayu - Sejak World Health Organization (WHO) melalui Pemerintah khusus penanganan corona, seluruh masyarakat diminta untuk menggunakan masker per tanggal 5 April 2020 dalam mencegah penyebaran covid-19.

Atas pertimbangan tersebut, UPTD Puskesmas Gantar terhitung hari ini mewajibkan seluruh Pasien yang datang untuk berobat, agar menggunakan masker. Hal ini guna mencegah penyebaran virus corona atau covid-19 lewat tempat-tempat umum.

Adapun aturan ini sebagai tindak lanjut dari imbauan pemerintah.

Kepala UPTD Puskesmas Gantar, dr Tchata Yade Taba, mengatakan dirinya mengimbau seluruh masyarakat Kecamatan Gantar, bagi yang hendak berobat di Puskesmas Gantar, agar mempersiapkan masker pribadi guna untuk menjaga kesehatan bersama.

"Penggunaan masker setidaknya 70 persen dapat mengurangi risiko penularan covid-19 dari orang yang terinfeksi kepada orang lain. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker, tidak kami perkenankan untuk berobat di Puskesmas Gantar," jelasnya saat dikonfirmasi barakreportase.com pagi tadi, Senin, (6/4/2020).

Kebijakan ini, lanjut dr Taba, akan mulai disosialisasikan dari tanggal 6 April hingga 11 April 2020, dan mulai efektif berlaku pada tanggal 12 April 2020. 

Dalam seruan tersebut, masker yang disarankan setidaknya dari dua lapis kain yang dapat dicuci dan digunakan kembali. Hal ini diharapkan dapat membantu berkurangnya peredaran masker medis di masyarakat, yang sebenarnya diperuntukkan bagi tenaga medis.



"Penerapan kebijakan tersebut, nantinya akan dilakukan bersamaan dengan kebijakan-kebijakan lain yang berhubungan. Penggunaan masker, akan efektif ketika digabungkan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air, atau cairan berbasis alkohol, guna meminimalisir virus," imbuh dr Taba.

Dirinya mengatakan, dalam menghadapi pandemi covid-19, pihaknya sudah melakukankan upaya-upaya pencegahan, di antaranya seperti pembatasan jarak, pengukuran suhu bagi pasien yang datang berobat, hingga pembatasan jarak fisik antar pasien dengan pasien lainnya.
×
Berita Terbaru Update