Notification

×

Iklan

Iklan

Aplikasi Peduli Lindungi, Bantu Masyarakat Pantau Lokasi Sebaran Covid-19

Rabu, 22 April 2020 | 20.31 WIB Last Updated 2020-04-22T13:33:29Z
Editor:
Ilham Gunawan
 | Reporter: Nanang
Ilustrasi tampilan aplikasi Peduli Lindungi di smartphone. (Foto: Istimewa)


Barakreportase.com, Indramayu - Menkominfo  pada Sabtu (18/4/2020), resmi luncurkan aplikasi pantau lokasi sebaran Covid-19 di Indonesia bernama 'Peduli Lindungi'. Aplikasi ini dimaksudkan agar masyarakat Indonesia agar lebih waspada terhadap persebaran pandemi Covid-19 saat berada di berbagai wilayah.

Aplikasi asli buatan anak negeri ini, dipercaya sangat berguna untuk membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hebatnya, aplikasi ini juga bisa mengetahui titik persebaran Covid-19 akibat infeksi virus Corona di seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu (Diskominfo) Aan Hendrajana, mengatakan bahwa aplikasi Peduli Lindungi ini dipastikan aman. Menurutnya, seperti tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kominfo Nomor 171 tahun 2020, bahwa aplikasi ini sebagai penyelenggaraan tracing.


Aan juga meminta masyarakat Indramayu (khususnya pengguna smartphone), untuk mengunduh aplikasi tersebut dan sudah tersedia di berbagai flatform penyedia aplikasi.

"Aplikasi ini memberikan informasi terkait status potensi penyebaran virus Covid-19 (zona merah) di setiap wilayah, jadi masyarakat bisa tahu kondisi wilayahnya, selain itu bisa meningkatkan kewaspadaan," jelasnya, Rabu (22/4/2020).

Aan menuturkan, cukup dengan internet dan bluetooth yang terkoneksi pada smartphone, secara otomatis aplikasi ini akan memberitahukan dalam bentuk notifikasi kepada pemiliknya, wilayah yang tengah disinggahi berada dalam zona seperti apa.

"Aplikasi ini akan secara otomatis mendetekai status wilayah orang tersebut tengah berada di zona merah (zona berbahaya) atau zona aman," imbuhnya.

Pihaknya juga berharap, agar seluruh lapisan masyarakat Indramayu, bisa memasang aplikasi ini guna meningkatkan kewaspadaan terhadap pandemi Covid 19 di wilayahnya.
×
Berita Terbaru Update