Notification

×

Iklan

Iklan

Pilkada Serentak 2020 Ditunda Terkait Pandemi Covid-19

Senin, 30 Maret 2020 | 23.12 WIB Last Updated 2020-03-31T21:13:33Z
Foto: Istimewa

BARAKreportase.com - Rapat tentang pembahasan pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 di 270 daerah terkait wabah virus Corona yang dihadiri Komisi II DPR, Pemerintah dalam hal ini Kemendagri dan KPU telah usai digelar.

Hasilnya, seluruh peserta rapat termasuk DKPP dan Bawaslu, sepakat tahapan Pilkada Serentak 2020 yang masih tersisa termasuk pemungutan suara ditunda.

Kabar tersebut seperti dilansir oleh Bawaslu RI melalui akun Instagram resminya @bawasluri, pada Senin (30/3/2020).

"Penundaan penyelenggaraan Pemilihan Serentak 2020 di 270 daerah menjadi solusi bersama atas kondisi wabah Covid-19 di negeri ini. Bawaslu bersama DPR, Kemendagri, DKPP dan KPU bersepakat untuk menunda hingga waktu yang selanjutnya akan dibahas bersama," ujar Bawaslu RI melalui akun Instagramnya.

Pihaknya menjelaskan, bahwa rencana penundaan Pemilihan Serentak 2020 tersebut sudah disepakati oleh pihak-pihak terkait dan ditunda hingga waktu yang selanjutnya akan dibahas bersama.



Berkaitan dengan hal tersebut, dalam rapat itu KPU sempat memberikan beberapa opsi tentang penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, di antaranya ditunda 3 bulan (pemungutan suara 9 Desember), ditunda 6 bulan (pemungutan suara 12 Maret 2021), atau ditunda 12 bulan (pemungutan suara 29 September 2021).

Akibat penundaan ini, akan diterbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk mengganti UU tentang Pilkada.

Selain itu juga telah disepakati, bahwa dana hibah untuk Pilkada Serentak 2020 yang belum terpakai, selanjutnya akan direlokasi untuk kepentingan penanganan pandemi virus Corona atau Covid-19.

"Semoga ini menjadi jalan terbaik untuk demokrasi. Semoga negeri ini segera pulih kembali," tutup Bawaslu RI. (red)




Editor: Ilham Gunawan
×
Berita Terbaru Update