Notification

×

Iklan

Iklan

Pasien PDP Covid-19 Asal Indramayu yang Meninggal di RSUD Subang, Ternyata Bukan Warga Asli

Sabtu, 28 Maret 2020 | 17.06 WIB Last Updated 2020-04-01T20:58:05Z
Kepala UPTD Kesehatan Wanakaya, H. Urip, S.Km., M.Si.

BARAKreportase.com, Indramayu - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 asal Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu meninggal dunia, pada Jum'at (27/3/2020) di RSUD Subang.

Bapak Rasa (74) kelahiran Cirebon, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sudah dimakamkan di TPU Desa Wanakaya Blok 10, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Kepala UPTD Kesehatan Wanakaya H. Urip S.Km., M.Si, membenarkan, bahwa pasien dalam pengawasan RSUD Kelas B Subang sudah dimakamkan.

"Berdasarkan keterangan keluarga bahwa pasien meninggal yang diduga terserang virus Covid-19, memiliki riwayat penyakit Asma yang sudah menahun," kata H. Urip saat dikonfirmasi di Puskesmas Wanakaya oleh Barakreportase.com, Sabtu (28/3/2020).

Menurutnya, pemulangan jenazah Bapak Rasa (74) ke pihak keluarganya ini, atas permintaan dari keluarga agar pemakamannya di TPU desa Wanakaya Blok 10, Kecamatan Haurgeulis.


"Kami tidak bisa menjelaskan lebih rinci, pasalnya pihak Puskesmas belum mendapatkan hasil Laboratorium dari RSUD Subang," terangnya.

Kuwu Desa Wanakaya Sunadi, melalui Sekretaris Desa Herix Purwono menjelaskan kepada Barakreportase.com, saat dikonfirmasi terkait identitas pasien meninggal PDP yang sudah dimakamkan.

"Kami sudah cek data pasien meninggal PDP, ternyata identitas pasien meninggal tersebut warga Bakung, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon," ujar Herix.

Herix Purwono berharap kepada warga Desa Wanakaya, khususnya dan umumnya Kecamatan Haurgeulis, untuk tidak panik dalam menghadapi penyebaran virus Covid-19 yang sedang mendunia ini.

"Kita harus mencegah agar penyebaran virus Covid-19 tidak meluas. Mari sosialisasikan imbauan yang ada. Dimulai dari diri sendiri dan disampaikan kepada keluarga," tutupnya.




Reporter: Nanang Asmari
Editor: Ilham Gunawan
×
Berita Terbaru Update