Notification

×

Iklan

Iklan

Belum Sempat Tes Swab, PDP Virus Corona Asal Indramayu Meninggal Dunia

Kamis, 26 Maret 2020 | 22.32 WIB Last Updated 2020-03-29T18:19:35Z
Doc. Istimewa

BARAKreportase.com, Indramayu - Pasien laki-laki berinisial T (48) yang meninggal dunia di RS Mitra Plumbon Indramayu dengan status PDP, belum dilakukan tes Swab oleh tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

Dengan meninggalnya pasien tersebut sampai dengan jenazah dikremasi belum didapatkan hasil apakah positif atau negatif.

Menurut juru bicara Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid 19, Deden Bonni Koswara mengatakan, pasien tersebut datang ke IGD RS Mitra Plumbon Indramayu pada hari Senin, 23 Maret 2020 pukul 16.25 WIB dengan keluhan panas, batuk berdahak, pilek dan sesak nafas, nyeri kepala, nyeri seluruh badan.

Mengacu pada pedoman yang dikeluarkan oleh Kemenkes, dengan adanya gejala tersebut, orang tersebut ditetapkan sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Dengan status tersebut, pasien harus segera dilakukan rujukan ke RSUD Indramayu sebagai RS rujukan penanganan Covid 19.

Akan tetapi, pada saat menunggu proses rujukan, pasien telah dinyatakan meninggal dunia.

"Untuk pemeriksaan Swab belum dilakukan, karena menunggu pasien berada di  RSUD Indramayu yang sudah mampu mengambil sampel baik, secara SDM maupun alatnya.

Tetapi saat dalam proses rujukan, pasien sudah meninggal," kata Deden di ruang kerjanya, saat ditemui Barakreportase.com, Kamis (26/3/2020).

Kadis Kesehatan Indramayu, Deden Bonni Koswara

Deden menambahkan, untuk mengantisipasi kelanjutan dari kejadian tersebut, selanjutnya tim Surveillance dari Dinas Kesehatan sudah melakukan penelusuran dan pemantauan terhadap keluarga maupun karyawan pasien tersebut, sesuai protap Kemenkes selama 14 hari kedepan dan akan mengambil langkah-langkah selanjutnya sesuai protap Surveillance tersebut.

Deden mengaku, saat ini pihaknya tengah melakukan simulasi membuka perawatan baru jika bed isolasi yang disediakan penuh, dan juga berkoordinasi dengan rumah sakit dalam wilayah Indramayu maupun di luar Indramayu jika di sini tidak mampu menangani.




Reporter: Nanang Asmari
Editor: Ilham Gunawan
×
Berita Terbaru Update